Apa Itu OnlyFans? Inilah Seputar OnlyFans

apa itu onlyfans?
Foto: OnlyFans di media sosial

Newsartstory.com - Apa Itu OnlyFans? Inilah Seputar OnlyFans. Pernahkah kalian mendengar kata OnlyFans? Beberapa orang menduga kalau ini untuk adegan orang dewasa atau semacam video porno. Seperti diketahui OnlyFans sudah ada dan mungkin masih digunakan oleh sebagian orang.

Baca juga: Apa Itu Creativity Working? Perlukah Creativity Working Dalam Hidup? 

Apa Itu OnlyFans?

OnlyFans adalah platform media sosial berlangganan yang memungkinkan kreator konten untuk memonetisasi konten dewasa dan non-dewasa mereka. Pengguna dapat mengunggah foto, video, dan pesan kepada pengikut mereka, yang membayar biaya langganan bulanan untuk mengakses konten tersebut. Platform ini telah dikenal karena popularitasnya di kalangan pembuat konten dewasa, meskipun juga digunakan oleh berbagai jenis kreator konten lainnya.

Sejak Kapan OnlyFans Ada?

Baca juga: Apa Itu Value Production? Perlukah Value Production Dalam Hidup?

OnlyFans pertama kali diluncurkan pada bulan September 2016. Awalnya, platform ini tidak terlalu dikenal secara luas, tetapi popularitasnya meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan pembuat konten dewasa dan di media sosial.

Apa Dampak Buruk Dari OnlyFans?

Di sebuah platform khusus dengan OnlyFans, memiliki beberapa dampak buruk yang dapat dipertimbangkan yakni:

Baca juga: Kenali Seseorang Dengan "Ambitious Dreamer"

1. Keterlibatan dalam konten dewasa: Platform ini awalnya terkenal karena konten dewasanya, yang dapat memunculkan masalah terkait etika dan moralitas, terutama dalam konteks perlindungan anak-anak dan kontrol orang tua terhadap akses konten.

2. Potensi eksploitasi dan risiko keamanan: Ada risiko bahwa kreator konten, terutama yang baru atau yang tidak berpengalaman, dapat dieksploitasi atau dimanipulasi oleh pengguna lain, termasuk dalam hal permintaan konten yang tidak etis atau pelecehan verbal.

3. Ketergantungan finansial: Meskipun banyak kreator konten dapat memonetisasi karya mereka dengan sukses, ada juga risiko ketergantungan finansial yang tinggi pada platform ini. Perubahan kebijakan atau pengaturan tarif dapat berdampak negatif pada penghasilan kreator konten.

Baca juga: Kenali Apa Itu Love Bombing

4. Dampak psikologis:  Terutama bagi kreator konten yang terlibat dalam konten dewasa, ada risiko dampak psikologis seperti stigmatisasi sosial, perasaan malu atau rendah diri, dan tekanan mental dari eksposur publik.

5. Pemisahan dari platform: Meskipun OnlyFans telah mendapat popularitas besar, ada risiko bahwa platform ini bisa menimbulkan ketidaktahuan atau ketidaktergantungan pada kreator konten, terutama jika mereka hanya fokus pada satu platform untuk monetisasi.

Penting untuk mempertimbangkan baik dampak positif maupun negatif dari platform seperti OnlyFans ketika mempertimbangkan keterlibatan dalam kreator konten.

Baca juga: Mengenal Arti Kata Pick Me!

Cara Mengatasi Terjadinya OnlyFans

Jika kalian atau seseorang yang dikenal ingin ingin mengatasi dampak negatif dari penggunaan OnlyFans, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Pendidikan dan kesadaran: Penting untuk memahami risiko dan dampak dari penggunaan platform seperti OnlyFans. Mendapatkan pendidikan dan informasi yang komprehensif dapat membantu mengambil keputusan yang lebih baik.

2. Batasan dan kontrol diri: Menetapkan batasan yang jelas tentang jenis konten yang akan dibagikan dan strategi monetisasi yang sehat. Ini termasuk mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang dari tindakan saat ini.

Baca juga: Apa Itu Orientasi Seksual? Apa Perbedaan Orientasi Seksual dengan Penyimpangan Seksual

3. Pengaturan privasi dan keamanan: Memastikan bahwa pengaturan privasi dan keamanan di platform OnlyFans dikonfigurasi dengan benar untuk melindungi informasi pribadi dan mengelola interaksi dengan pengikut.

4. Diversifikasi sumber pendapatan: Jika mungkin, mengembangkan sumber pendapatan lain di luar OnlyFans untuk mengurangi ketergantungan finansial pada satu platform.

5. Dukungan mental dan emosional: Mencari dukungan dari keluarga, teman, atau profesional kesehatan mental jika merasa kesulitan mengatasi dampak psikologis atau emosional dari penggunaan platform ini.

6. Evaluasi konstan: Secara rutin mengevaluasi penggunaan OnlyFans dan dampaknya terhadap kesejahteraan fisik, emosional, dan mental secara keseluruhan.

Setiap langkah ini harus dipertimbangkan dengan konteks individu dan situasi unik yang mungkin terlibat dalam penggunaan OnlyFans. Apalagi marak terjadi konten dewasa yang terlihat di aplikasi.

Baca juga: Mengenal Apa Itu "Victim of Life" di Lingkungan Sekitar ?

Contohnya saja aplikasi video Bigo. Hampir sebagian konten yang dibuat oleh kreator mengandung unsur video vulgar dan tidal layak ditonton oleh orang dibawah umur. Selain aplikasi Bigo mungkin ada lagi yang bertebaran disana. Tetapi sebaliknya, gunakan platform media sosial yang positif dan jangan terobsesi untuk jadi viral. 

Dapatkan informasi berita pilihan dari Newsartstory.com di platform Google News secara gratis