![]() |
| Foto: Milenial dianggap lebih awet muda dibanding Gen Z |
Newsartstory.com - Dalam beberapa tahun terakhir, muncul fenomena yang menarik perhatian banyak pakar yang berpendapat:
orang-orang yang lahir antara tahun 1985 hingga 1996 justru kerap dianggap terlihat lebih muda dibandingkan Gen Z.Persepsi ini tidak hanya ramai di media sosial, tetapi juga menjadi topik kajian dalam penelitian kesehatan, psikologi, dan sosiologi modern.
Perubahan ini menantang anggapan lama bahwa generasi yang lebih muda selalu tampil lebih segar. Lalu, apa yang sebenarnya menyebabkan pergeseran ini?
Definisi Milenial 1985–1996 dalam Konteks Demografi
Secara demografis, individu yang lahir pada 1985–1996 termasuk dalam kelompok generasi milenial akhir. Kelompok ini mengalami transisi unik: tumbuh di era analog, lalu beradaptasi dengan digital di usia dewasa. Kondisi ini membentuk pola hidup yang berbeda dibandingkan Gen Z yang terpapar teknologi dan media sosial sejak usia sangat muda.Transisi tersebut terbukti memengaruhi cara milenial merawat tubuh, mengelola stres, dan memandang kesehatan jangka panjang.
Gaya Hidup Sehat sebagai Faktor Utama Awet Muda
Peneliti kesehatan menyebut bahwa milenial 1985–1996 secara umum memiliki kesadaran gaya hidup sehat yang lebih stabil. Hal ini terlihat dari:- Penurunan kebiasaan merokok dibandingkan generasi sebelumnya
- Pola konsumsi alkohol yang lebih terkendali
- Meningkatnya minat terhadap olahraga ringan dan aktivitas kebugaran
- Kesadaran akan kesehatan mental dan keseimbangan hidup
Perawatan Kulit Preventif Sejak Usia 20-an
Tidak seperti generasi sebelumnya yang baru memperhatikan perawatan kulit di usia matang, milenial mulai menerapkan skincare sebagai langkah pencegahan. Penggunaan tabir surya, pembersih wajah, dan pelembap sejak dini membantu memperlambat penuaan biologis kulit.Hasilnya, tanda-tanda seperti garis halus, kulit kusam, dan hiperpigmentasi muncul lebih lambat dibandingkan kelompok usia lain.
Tekanan Hidup yang Datang Lebih Bertahap
Secara sosial, milenial 1985–1996 memasuki fase dewasa ketika tekanan hidup besar masih datang secara bertahap. Mereka belum menghadapi krisis global beruntun sejak usia remaja. Sebaliknya, Gen Z harus berhadapan dengan:- Pandemi global di usia produktif awal
- Ketidakstabilan ekonomi sejak muda
- Tekanan performa sosial akibat media digital
Pengaruh Media Sosial terhadap Persepsi Usia
Media sosial berperan besar dalam membentuk persepsi visual tentang usia. Gen Z hidup di bawah paparan kamera, filter, dan standar kecantikan ekstrem hampir tanpa jeda. Tren makeup berat, eksperimen kosmetik agresif, serta jam layar berlebih dapat berdampak pada kesehatan kulit dan psikologis.Sementara itu, milenial 1985–1996 menjalani masa remaja tanpa tekanan digital konstan, sehingga proses pertumbuhan dan pembentukan identitas berlangsung lebih alami.
Perspektif Psikologis: Kedewasaan Emosional yang Lebih Stabil
Pakar psikologi menyebut bahwa kestabilan emosional juga memengaruhi penampilan.Milenial akhir cenderung memiliki kontrol emosi dan manajemen stres yang lebih baik, yang berpengaruh pada hormon, kualitas tidur, dan kondisi kulit. Penampilan awet muda tidak hanya ditentukan oleh faktor fisik, tetapi juga oleh kesehatan mental jangka panjang.
Kesimpulan: Awet Muda Adalah Hasil Pola Hidup Jangka Panjang
Fenomena milenial kelahiran 1985–1996 yang terlihat lebih muda dari Gen Z membuktikan bahwa usia kronologis tidak selalu sejalan dengan usia biologis maupun visual. Gaya hidup, manajemen stres, perawatan preventif, dan waktu paparan teknologi menjadi faktor penentu utama.Pada akhirnya, awet muda bukanlah soal generasi, melainkan keputusan sehari-hari yang konsisten sepanjang hidup. Kalian kelahiran tahun berapa nih?

0 Komentar