![]() |
| Foto: Mengenal fase dewasa yang menjadi perkembangan kehidupan manusia |
Newsartstory.com — Early adulthood atau dewasa awal merupakan salah satu tahap penting dalam perkembangan kehidupan manusia. Pada fase ini, seseorang mulai meninggalkan masa remaja dan memasuki kehidupan yang lebih mandiri, dengan berbagai tuntutan terkait pekerjaan, hubungan, keuangan, identitas diri, dan masa depan.
Banyak perubahan psikologis terjadi selama early adulthood. Seseorang mulai mempertanyakan pilihan hidup, menentukan tujuan jangka panjang, membangun karir, serta membentuk hubungan yang lebih matang.Apa Itu Early Adulthood?
Early adulthood adalah fase perkembangan manusia yang umumnya berada pada rentang usia 20-an hingga 30-an awal. Namun, batas usia ini tidak bersifat mutlak karena perkembangan setiap individu berbeda.Pada masa ini, seseorang biasanya mulai memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan ketika remaja.
Jika sebelumnya kehidupan banyak dipengaruhi oleh keluarga dan lingkungan sekolah, pada early adulthood seseorang mulai mengambil keputusan penting untuk dirinya sendiri.
Keputusan tersebut dapat berkaitan dengan pendidikan, pekerjaan, pasangan, tempat tinggal, kondisi finansial, hingga gaya hidup.
Ciri-Ciri Early Adulthood
Ada beberapa karakteristik yang sering dikaitkan dengan fase early adulthood, antara lain:1. Mulai Mandiri
Seseorang mulai berusaha memiliki kehidupan yang lebih mandiri. Bentuknya bisa berupa bekerja sendiri, mengatur keuangan, tinggal terpisah dari orang tua, atau mengambil keputusan tanpa terlalu bergantung pada keluarga.2. Membangun Karir
Pekerjaan mulai menjadi bagian penting dalam kehidupan. Seseorang tidak hanya mencari pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan, tetapi juga mulai mempertimbangkan karir dan bidang yang sesuai dengan kemampuan serta tujuan hidup.3. Mencari Identitas Diri
Early adulthood sering menjadi periode untuk memahami siapa diri sendiri dan kehidupan seperti apa yang diinginkan.Pertanyaan seperti "Saya sebenarnya ingin menjadi apa?", "Apa tujuan hidup saya?" atau "Apakah pekerjaan ini sesuai dengan saya?" dapat muncul dalam proses tersebut.
4. Hubungan Menjadi Lebih Serius
Hubungan sosial juga mengalami perubahan. Pertemanan mungkin menjadi lebih selektif, sementara hubungan romantis dapat berkembang menjadi hubungan yang lebih serius.Namun, tidak semua orang memiliki tujuan hidup yang sama. Ada yang ingin menikah dan membangun keluarga, sementara orang lain memilih fokus pada pendidikan, pekerjaan, atau kehidupan pribadi.
5. Mulai Memikirkan Masa Depan
Jika pada masa remaja seseorang cenderung lebih fokus pada kehidupan saat ini, early adulthood biasanya membuat seseorang mulai memikirkan konsekuensi jangka panjang dari keputusan yang diambil.Misalnya, mulai memikirkan tabungan, rumah, karir, keluarga, dan keamanan finansial.
Perubahan Psikologis pada Early Adulthood
Perubahan pada fase ini tidak hanya terjadi dalam kehidupan sosial, tetapi juga dalam cara seseorang berpikir.Seseorang biasanya mulai memiliki pemikiran yang lebih realistis mengenai kehidupan. Keputusan tidak selalu didasarkan pada keinginan sesaat, tetapi mulai mempertimbangkan risiko dan konsekuensinya.
Pada saat yang sama, seseorang juga dapat mengalami kebingungan atau kecemasan mengenai masa depan.
Hal ini dapat terjadi ketika realitas kehidupan tidak sesuai dengan harapan yang sebelumnya dibangun.
Early Adulthood dan Krisis Seperempat Kehidupan
Sebagian orang mengalami apa yang populer disebut quarter-life crisis atau krisis seperempat kehidupan.Kondisi ini bukan diagnosis psikologis resmi, tetapi istilah yang digunakan untuk menggambarkan periode kebingungan dan tekanan ketika seseorang merasa tidak yakin dengan arah hidupnya.
Beberapa tanda yang mungkin muncul antara lain:
- Merasa tertinggal dari teman sebaya.
- Bingung menentukan karir.
- Sering membandingkan diri dengan orang lain.
- Khawatir mengenai masa depan.
- Merasa pencapaian hidup belum cukup.
- Mempertanyakan hubungan atau pilihan hidup.
- Ingin melakukan perubahan besar dalam kehidupan.
Apakah Usia 30 Masih Termasuk Early Adulthood?
Dalam banyak teori perkembangan, usia 30-an masih dapat berada dalam rentang dewasa awal, meskipun batasannya berbeda menurut teori dan peneliti.Karena itu, seseorang yang berusia 30 tahun tidak harus merasa bahwa semua aspek kehidupannya sudah harus selesai.
Karir, hubungan, kondisi finansial, maupun tujuan hidup masih dapat berubah. Usia 30 dapat menjadi periode untuk mengevaluasi pilihan sebelumnya dan menentukan arah baru yang lebih sesuai dengan kondisi serta nilai pribadi.
Tantangan yang Sering Dihadapi
Early adulthood memiliki banyak peluang, tetapi juga berbagai tantangan. Salah satunya adalah tekanan sosial. Seseorang mungkin merasa harus mengikuti standar tertentu karena melihat teman sebaya yang sudah memiliki pekerjaan mapan, menikah, memiliki rumah, atau mencapai kesuksesan tertentu. Padahal, perkembangan manusia tidak berlangsung dengan jadwal yang sama.Tantangan lainnya adalah keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Tuntutan untuk mencapai kesuksesan dapat membuat seseorang mengabaikan kebutuhan sosial, istirahat, dan kehidupan pribadi.
Cara Menjalani Early Adulthood dengan Lebih Sehat
Tidak ada satu cara yang cocok untuk semua orang. Namun, beberapa langkah berikut dapat membantu menjalani fase ini dengan lebih baik.Tentukan Prioritas
Tidak semua tujuan harus dicapai sekaligus. Tentukan hal yang paling penting dan kerjakan secara bertahap.Kurangi Perbandingan dengan Orang Lain
Media sosial dapat membuat kehidupan orang lain terlihat jauh lebih sukses. Padahal, apa yang terlihat di internet tidak selalu menggambarkan kehidupan seseorang secara keseluruhan.Evaluasi Tujuan Secara Berkala
Tujuan yang dibuat pada usia 20 tahun belum tentu masih sesuai ketika memasuki usia 30 tahun. Mengubah tujuan bukan berarti gagal, tetapi bisa menjadi bagian dari proses perkembangan.Bangun Kondisi Finansial
Mulai memahami pengelolaan uang, membuat anggaran, menabung, dan mempersiapkan kebutuhan masa depan dapat membantu mengurangi tekanan finansial.Pertahankan Hubungan yang Sehat
Memiliki orang-orang yang dapat dipercaya sangat penting selama masa transisi. Hubungan yang sehat dapat menjadi sumber dukungan ketika menghadapi perubahan hidup.Kesimpulan
Early adulthood adalah fase penting dalam perjalanan menuju kehidupan dewasa yang lebih matang. Pada periode ini, seseorang biasanya mulai membangun kemandirian, menentukan arah karir, mengembangkan hubungan yang lebih serius, serta memahami identitas dan tujuan hidup.Tidak ada usia yang tepat untuk mencapai semua pencapaian tersebut. Setiap orang memiliki kondisi, kesempatan, dan perjalanan hidup yang berbeda.
Karena itu, memasuki usia 30 bukan berarti perjalanan harus sudah selesai. Justru, bagi banyak orang, usia tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memahami diri sendiri dengan lebih baik dan membangun kehidupan yang benar-benar sesuai dengan nilai serta tujuan pribadi.
Tentunya kamu harus mencari jati diri kamu sendiri. Dan sadar bahwa di fase ini kamu harus membangun sebuah identitas baru dan rencanakan mau seperti apa dirimu di masa yang akan datang nanti.

0 Komentar