![]() |
| Foto: Seimbangkan harimu dengan kegiatan digital |
Newsartstory.com — Di tengah kehidupan yang semakin terhubung dengan teknologi, screen time atau waktu yang dihabiskan di depan layar sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
Mulai dari menggunakan smartphone, menonton video, bermain game, hingga membuka media sosial, berbagai aktivitas digital sering kali dilakukan tanpa terasa.Namun, terlalu banyak waktu di depan layar juga perlu diimbangi dengan calm time, yaitu waktu untuk berhenti sejenak dari aktivitas digital dan melakukan kegiatan yang lebih tenang.
Keseimbangan antara keduanya dapat membantu menciptakan rutinitas yang lebih nyaman dan membuat waktu sehari-hari terasa lebih terarah.
Apa Itu Screen Time?
Screen time adalah waktu yang digunakan seseorang untuk beraktivitas menggunakan perangkat dengan layar, seperti smartphone, tablet, komputer, atau televisi.Screen time tidak selalu berarti buruk. Perangkat digital dapat digunakan untuk berbagai hal yang bermanfaat, seperti belajar, berkomunikasi, mencari informasi, mengerjakan tugas, maupun menikmati hiburan.
Masalahnya dapat muncul ketika penggunaan layar menjadi sulit dikendalikan atau mengambil terlalu banyak waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat, bergerak, tidur, atau melakukan aktivitas lain.
Salah satu kebiasaan yang sering terjadi adalah membuka media sosial hanya untuk beberapa menit, tetapi akhirnya terus melakukan scrolling lebih lama dari yang direncanakan.
Apa yang Dimaksud dengan Calm Time?
Berbeda dengan screen time, calm time merupakan waktu yang sengaja disediakan untuk memperlambat aktivitas dan memberi kesempatan untuk beristirahat dari berbagai rangsangan digital.Calm time tidak harus berupa kegiatan yang rumit. Beberapa contohnya antara lain:
- Membaca buku.
- Menulis jurnal.
- Mendengarkan musik dengan santai.
- Menikmati suasana di luar rumah.
- Merapikan kamar.
- Melakukan hobi tanpa menggunakan gadget.
- Beristirahat sejenak tanpa membuka media sosial.
- Menghabiskan waktu bersama keluarga.
Screen Time dan Calm Time dalam Kehidupan Sehari-hari
Ilustrasi Screen Time vs Calm Time menggambarkan dua kebiasaan yang memiliki karakter berbeda.Pada sisi screen time, aktivitas seperti scrolling cepat dapat membuat seseorang terus menerima berbagai informasi dalam waktu singkat.
Jika dilakukan terlalu lama, waktu untuk aktivitas lain bisa berkurang. Sementara itu, calm time memberikan kesempatan untuk melakukan aktivitas dengan tempo yang lebih lambat.
Membaca buku, merawat tanaman, atau sekadar menikmati waktu tanpa notifikasi dapat menjadi pilihan sederhana untuk memberikan jeda dari rutinitas digital.
Keduanya sebenarnya tidak harus dipertentangkan. Teknologi tetap memiliki banyak manfaat, tetapi penggunaannya perlu disertai kesadaran dan batas yang sehat.
Mengapa Keseimbangan Digital Itu Penting?
Keseimbangan digital berarti mampu menggunakan teknologi sesuai kebutuhan tanpa membiarkannya menguasai seluruh waktu dalam sehari.Salah satu langkah sederhananya adalah memperhatikan bagaimana kita menggunakan smartphone. Misalnya, apakah perangkat digunakan untuk sesuatu yang memang diperlukan atau hanya karena kebiasaan membuka aplikasi secara otomatis.
Dengan menyadari pola tersebut, kita dapat mulai menentukan kapan waktunya menggunakan perangkat dan kapan waktunya beristirahat dari layar.
1. Membantu Mengatur Waktu
Membatasi penggunaan layar pada waktu tertentu dapat membuat jadwal harian menjadi lebih terstruktur. Waktu yang biasanya digunakan untuk scrolling dapat dialihkan ke kegiatan lain yang ingin dilakukan.2. Memberikan Jeda dari Aktivitas Digital
Calm time dapat menjadi jeda setelah menjalani aktivitas yang membutuhkan perangkat digital. Tidak perlu lama; beberapa menit tanpa membuka layar pun dapat menjadi awal yang sederhana.3. Memberi Ruang untuk Hobi
Waktu tanpa layar dapat digunakan untuk kembali melakukan aktivitas yang mungkin jarang dilakukan, seperti menggambar, membaca, memasak, berkebun, atau bermain bersama hewan peliharaan.4. Membantu Menciptakan Rutinitas Sebelum Tidur
Mengurangi aktivitas dengan layar menjelang waktu tidur merupakan salah satu kebiasaan yang dapat dicoba. Sebagai gantinya, seseorang dapat memilih kegiatan yang lebih santai, seperti membaca buku atau mempersiapkan kebutuhan untuk esok hari.Cara Mengurangi Screen Time Tanpa Harus Berhenti Menggunakan Gadget
Mengurangi screen time bukan berarti harus langsung meninggalkan smartphone. Perubahan kecil justru bisa lebih mudah diterapkan secara konsisten.Mulai dengan menentukan waktu bebas layar. Misalnya, pilih waktu tertentu dalam sehari ketika smartphone tidak digunakan kecuali untuk kebutuhan penting.
Matikan notifikasi yang tidak diperlukan. Terlalu banyak notifikasi dapat membuat seseorang terus memeriksa perangkat. Menonaktifkan pemberitahuan yang kurang penting dapat membantu mengurangi gangguan.
Jauhkan smartphone ketika sedang melakukan aktivitas tertentu. Saat membaca buku atau makan bersama keluarga, letakkan perangkat di tempat yang tidak mudah dijangkau.
Ganti scrolling dengan aktivitas sederhana. Ketika muncul keinginan untuk membuka media sosial, coba lakukan aktivitas alternatif seperti membaca beberapa halaman buku, menggambar, atau berjalan sebentar.
Gunakan fitur pengingat waktu layar. Banyak smartphone menyediakan fitur yang dapat membantu pengguna melihat pola penggunaan aplikasi dan menetapkan batas waktu.
Tidak Semua Screen Time Harus Dihindari
Penting untuk memahami bahwa screen time tidak selalu identik dengan aktivitas yang tidak bermanfaat.Belajar melalui video, mengikuti kelas online, mencari referensi, berkomunikasi dengan keluarga, atau mengerjakan pekerjaan merupakan contoh penggunaan layar yang memiliki tujuan jelas.
Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan hanya jumlah waktunya, tetapi juga jenis aktivitas dan dampaknya terhadap rutinitas sehari-hari.
Daripada berpikir bahwa semua penggunaan gadget harus dihilangkan, pendekatan yang lebih realistis adalah belajar menggunakan teknologi secara sadar.
Buat Rutinitas Screen Time vs Calm Time
Salah satu cara sederhana untuk menerapkan konsep ini adalah membuat pola harian yang seimbang.Contohnya:
- Pagi: gunakan smartphone seperlunya dan prioritaskan persiapan aktivitas harian.
- Siang: manfaatkan perangkat digital untuk belajar, bekerja, atau berkomunikasi sesuai kebutuhan.
- Sore: sisihkan waktu untuk bergerak, melakukan hobi, atau menikmati suasana di luar ruangan.
- Malam: mulai mengurangi aktivitas digital dan beralih ke kegiatan yang lebih tenang sebelum tidur.
Rutinitas tersebut tentu tidak harus sama untuk semua orang. Sesuaikan dengan kebutuhan, sekolah atau pekerjaan, keluarga, serta aktivitas masing-masing.
Kurang Layar, Lebih Banyak Hal yang Bisa Dinikmati
Pesan utama dari konsep Screen Time vs Calm Time bukanlah menjadikan teknologi sebagai sesuatu yang harus dihindari. Sebaliknya, konsep ini mengajak kita untuk lebih sadar dalam menentukan bagaimana waktu digunakan.Smartphone dan perangkat digital dapat memberikan banyak manfaat. Namun, kehidupan sehari-hari juga membutuhkan ruang untuk beristirahat, menjalankan hobi, berinteraksi dengan orang lain, dan menikmati aktivitas sederhana tanpa harus selalu melihat layar.
Pada akhirnya, keseimbangan bukan tentang menghitung setiap menit yang digunakan untuk smartphone. Yang lebih penting adalah memastikan teknologi tetap menjadi alat yang membantu kehidupan, bukan satu-satunya aktivitas yang mengisi waktu luang.
Kurangi layar ketika tidak diperlukan, sisihkan waktu untuk berhenti sejenak, dan berikan ruang bagi diri sendiri untuk menikmati lebih banyak hal di dunia nyata. Yang manakah kamu lakukan?
Newsartstory.com Apps
Membaca berita lebih cepat,
mudah, dan interaktif
dengan aplikasi Newsartstory.com.

0 Komentar