![]() |
| Foto: Mengenal seputar anoreksia pada manusia |
Newsartstory.com — Apa kamu sedang alami Anoreksia? Kondisi ini dapat membuat seseorang memiliki berat badan sangat rendah, tetapi tetap merasa dirinya terlalu gemuk atau tidak puas dengan bentuk tubuhnya. Sehingga terjadilah seperti ini.
Anoreksia bukan sekadar kebiasaan diet atau keinginan untuk memiliki tubuh langsing. Kondisi ini berkaitan dengan kesehatan mental dan dapat berdampak serius terhadap kesehatan fisik apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.Apa Itu Anoreksia?
Anoreksia nervosa adalah salah satu jenis gangguan makan yang menyebabkan seseorang membatasi makanan secara ekstrem. Penderita anoreksia biasanya memiliki ketakutan yang kuat terhadap kenaikan berat badan dan memiliki persepsi terhadap bentuk tubuh yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.Seseorang dengan anoreksia dapat terus merasa gemuk meskipun berat badannya sudah berada di bawah batas sehat. Karena itu, mereka mungkin mengurangi porsi makan, menghindari jenis makanan tertentu, berolahraga secara berlebihan, atau melakukan berbagai cara untuk menurunkan berat badan.
Jika berlangsung lama, kekurangan nutrisi dapat mengganggu fungsi berbagai organ tubuh.
Penyebab Anoreksia
Tidak ada satu penyebab tunggal yang selalu menyebabkan anoreksia. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh kombinasi faktor psikologis, biologis, lingkungan, dan sosial.Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko antara lain:
- Tekanan untuk memiliki bentuk tubuh tertentu.
- Rasa tidak percaya diri terhadap penampilan.
- Perfeksionisme dan keinginan memiliki kontrol yang sangat kuat.
- Riwayat gangguan makan dalam keluarga.
- Pengalaman mendapatkan komentar negatif mengenai berat badan.
- Stres atau masalah emosional.
- Pengaruh media sosial dan standar kecantikan yang tidak realistis.
Gejala Anoreksia yang Perlu Diperhatikan
Gejala anoreksia dapat terlihat dari perubahan perilaku maupun kondisi fisik. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain sering melewatkan waktu makan, takut mengalami kenaikan berat badan, terus-menerus membicarakan berat badan, menghitung kalori secara berlebihan, serta melakukan olahraga secara ekstrem.Dari sisi fisik, seseorang yang mengalami kekurangan nutrisi akibat anoreksia dapat mengalami penurunan berat badan, mudah lelah, pusing, merasa kedinginan, sulit berkonsentrasi, kulit kering, rambut menipis, hingga gangguan menstruasi pada perempuan.
Tidak semua penderita anoreksia memiliki tubuh yang sangat kurus. Karena itu, perubahan perilaku makan dan hubungan seseorang terhadap makanan juga penting untuk diperhatikan.
Apa Dampak Anoreksia bagi Tubuh?
Kekurangan energi dan nutrisi dalam waktu lama dapat memberikan dampak serius. Tubuh membutuhkan protein, lemak, vitamin, mineral, dan energi yang cukup untuk menjalankan fungsi normal.Anoreksia yang tidak ditangani dapat menyebabkan kehilangan massa otot, kelemahan tubuh, gangguan hormon, gangguan menstruasi, masalah tulang, tekanan darah rendah, gangguan irama jantung, hingga kerusakan organ pada kondisi yang berat.
Kondisi kekurangan nutrisi yang parah juga dapat menjadi keadaan darurat medis.
Bagaimana Cara Mengatasi Anoreksia?
Penanganan anoreksia sebaiknya dilakukan dengan bantuan tenaga profesional. Tujuannya bukan hanya menaikkan berat badan, tetapi juga memperbaiki pola makan, kondisi fisik, serta cara seseorang memandang makanan dan tubuhnya.Dokter dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan status nutrisi. Psikolog atau psikiater juga dapat membantu menangani faktor psikologis yang berkaitan dengan gangguan makan.
Terapi psikologis, dukungan keluarga, pemantauan kondisi tubuh, serta pendampingan ahli gizi dapat menjadi bagian dari proses pemulihan. Pada kondisi tertentu, pasien mungkin membutuhkan perawatan di rumah sakit, terutama jika terjadi komplikasi akibat kekurangan nutrisi.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Jangan menunggu sampai kondisi menjadi parah untuk mencari bantuan. Konsultasikan dengan dokter jika seseorang mengalami penurunan berat badan yang signifikan, sangat membatasi makanan, memiliki ketakutan berlebihan terhadap kenaikan berat badan, atau menunjukkan tanda-tanda kekurangan nutrisi.Bantuan dari keluarga dan orang terdekat juga sangat penting. Hindari memberikan komentar yang menghakimi mengenai berat badan atau penampilan. Sebaliknya, ajak orang tersebut berbicara dan dorong untuk mendapatkan bantuan profesional.
Kesimpulan
Anoreksia adalah gangguan makan yang serius dan bukan sekadar masalah ingin memiliki tubuh kurus. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan mental sekaligus berbagai fungsi tubuh.Mengenali gejala sejak dini dapat membantu seseorang mendapatkan penanganan lebih cepat. Dengan dukungan tenaga kesehatan, keluarga, dan lingkungan yang tepat, anoreksia dapat ditangani dan proses pemulihan sangat mungkin dilakukan.
Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal menunjukkan tanda-tanda anoreksia, jangan ragu untuk mencari bantuan medis dan profesional kesehatan mental. Dan tentunya tetap jaga kesehatan dengan baik.

0 Komentar