![]() |
| Foto: Mengenal seputar Grief Response dari seseorang yang mengalaminya |
Newsartstory.com — Grief response, atau respon duka, adalah reaksi emosional yang muncul ketika seseorang kehilangan orang atau hal yang penting dalam hidupnya. Tangisan spontan, rasa hampa, hingga kesedihan mendalam adalah bagian alami dari proses ini.
Tanda-Tanda Grief Response
Beberapa gejala yang umum muncul pada seseorang yang mengalami grief response antara lain:- Tangisan tiba-tiba atau menangis tanpa sebab jelas.
- Rasa kehilangan atau hampa yang intens.
- Menarik diri dari interaksi sosial.
- Gangguan tidur atau nafsu makan berkurang.
- Kadang muncul kemarahan, rasa bersalah, atau kebingungan.
Fase Grief Response
Menurut psikologi modern, grief response biasanya melalui beberapa fase:- Shock dan Penolakan: Tidak percaya dengan kehilangan yang terjadi.
- Rasa Bersalah dan Marah: Pertanyaan “mengapa ini terjadi pada saya?” muncul.
- Kesedihan Mendalam: Tangisan dan rasa hampa menjadi dominan.
- Penerimaan: Perlahan menerima kenyataan dan belajar hidup dengan kehilangan.
Cara Mengatasi Grief Response dengan Sehat
- Ekspresikan Emosi: Menangis, menulis jurnal, atau berbicara dengan orang dekat membantu melepaskan perasaan.
- Dukungan Sosial: Menghabiskan waktu dengan keluarga atau teman dapat mengurangi rasa kesepian.
- Kegiatan Positif: Olahraga ringan, meditasi, atau hobi membantu menyeimbangkan emosi.
- Bantuan Profesional: Jika kesedihan berlangsung lama atau mengganggu kehidupan sehari-hari, psikolog atau konselor dapat membantu.
Kesimpulan
Grief response adalah bagian normal dari pengalaman manusia dalam menghadapi kehilangan. Mengenali tanda dan fase grief response membantu seseorang memproses emosinya secara sehat.Dengan dukungan yang tepat, proses ini dapat membantu seseorang tumbuh lebih kuat meski menghadapi kehilangan orang tersayang. Apa kalian pernah merasakan ini disaat tidur?

0 Komentar