Newsartstory.com - Mengenal Apa itu Sindrom Tourette. Apa anak kalian mengalami sindrom tourette ? Sudah tahukah gejala sindrom tourette ? Beberapa sumber mengatakan bahwa, Sindrom Tourette adalah gangguan yang dimana dapat membuat penderitanya melakukan tic, yaitu gerakan atau ucapan berulang yang di luar kendali.
Kondisi kelainan ini ditandai dengan seseorang membuat gerakan atau suara tiba-tiba, berulang, dan tidak terkendali, yang disebut "tics" Tic tidak dapat disengaja dan tidak bisa dicegah oleh penderita Sindrom Tourette.
Timbulnya gejala Sindrom Tourette utama ini biasanya berkembang pada anak usia dini. Dimulai pada usia 5-7 tahun, memuncak sekitar usia 12 tahun, biasanya lebih terjadi pada anak laki-laki yang mengalami ini. kemudian akan membaik setelah dewasa.
Apa penyebab Sindrom Tourette? Dilansir dari Medical News Today, penyebab Sindrom Tourette tidak diketahui pasti. Namun, tampaknya berasal dari masalah di basal ganglia, bagian otak yang bertanggung jawab atas gerakan, emosi, dan pembelajaran yang tidak disengaja.
Beberapa ahli mempercayai bahwa kelainan pada basal ganglia itulah yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan tingkat neurotransmiter otak, yang menstranfer pesan dari satu sel ke sel lainnya. Tingkat neurotransmiter yang tidak normal dapat mengganggu fungsi normal otak dan memungkinkan terjadinya tic, gejala identik pada sindrom ini.
Beberapa ahli mempercayai bahwa kelainan pada basal ganglia itulah yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan tingkat neurotransmiter otak, yang menstranfer pesan dari satu sel ke sel lainnya. Tingkat neurotransmiter yang tidak normal dapat mengganggu fungsi normal otak dan memungkinkan terjadinya tic, gejala identik pada sindrom ini.
Sementara itu ada sejumlah faktor risiko penyebab Sindrom Tourette sebagai berikut yang perlu diwaspadai:
- Genetika: Anda yang memiliki orangtua dengan Sindrom Tourette berisiko tinggi mewarisi kondisi yang sama.
- Jenis kelamin: laki-laki 3 sampai 4 kali lebih mungkin mengalami Sindrom Tourette dari pada perempuan.
- Kesehatan prenatal: anak-anak yang lahir dari ibu yang merokok atau mengalami komplikasi kesehatan selama kehamilan mungkin berisiko lebih tinggi mengalami Sindrom Tourette.
- Berat lahir rendah juga dapat meningkatkan kemungkinan mengalami penyakit ini.
- Penyakit lain: penyakit Parkinson, penyakit Huntington, dan masalah neurologis lainnya memengaruhi ganglia basal, yang bisa menjadi penyebab Sindrom Tourette.
- Obat antipsikotik, seperti risperidone, fluphenazine, dan haloperidol
- Antidepresan, seperti fluoxetine
- Suntik botulinum toxin (botox)
- Obat antikonvulsan, seperti topiramate
0 Komentar